Semut!
Serangga kecil yang berjalan merayap, hidup secara bergerombol,
termasuk suku Formicidae, terdiri atas bermacam jenis. Kalian pasti
sudah tau apa itu semut. Kadang menjengkelkan ya melihat rombongan semut
di atas makanan kita.Kalian pasti sering melihat semut-semut yang
berjalan di tembok atau di tanah. Tapi kalau diperhatikan, ada hal
mengagumkan pada binatang kecil ini.
Cara Semut Menemukan Makanan dan Mencari Jalan Pulang.
Ketika saya berbuka puasa
dirumah dan melihat rombongan semut diatas makanan, dan saya pun
berpikir, bagaimana rombongan semut itu menemukan makanan? padahal semut
itu kecil, pasti penglihatan dan penciumanya juga sangat kecil. Setaelh
rombongan semut menemukan makanan diatas meja mereka kembali pulang,
muncul pertanyaan kedua. Bagaimana semut menemukan jalan pulang ya?. dan
untuk menjawab pertanyaan yang muncul dari diri saya, saya pun mencari
pada situs pencari dan menemukanya.
Begini nih sobat penjelasanya...
Begini nih sobat penjelasanya...
Setiap makhluk hidup menggunakan
cara yang berbeda untuk memuaskan kebutuhan pangannya.
Sebagaimana aspek kehidupan mereka yang lain, semut bekerja
secara sistematis dalam menyelesaikan masalah pangan. Semut pekerja tua
ditugaskan sebagai penjelajah yang menyurvei tanah di sekitar
sarang untuk mendapatkan sumber makanan bagi koloni yang
populasi-nya mencapai ratusan ribu (bahkan terkadang jutaan).
Ketika para pen-jelajah menemukan sumber makanan, mereka
mengumpulkan teman-teman sesarang di sekitar makanan. Jumlah
semut yang berkumpul bergantung pada besar dan kualitas sumber
pangan ini. Semut menye-lesaikan masalah makanan dengan jaringan
komunikasi yang sangat kuat dan juga dengan kemurahan hati
mereka; semut tidak pernah berkata "Hanya aku".
![]() |
| Semut Kayu |
Penelitian dilakukan
pada semut kayu yang menyusuri tembok hitam untuk mendapatkan gula yang
ada di ujung tembok. Semut-semut belajar bahwa ketika mereka berjalan
menuju gula, tembok ada di sebelah kiri. Dan ketika pulang, tembok ada
di sebelah kanan. Jarak dari sarang menuju gula sekitar satu meter.
Kemudian semut-semut ini ditaruh
di tengah jalan di sekitar tembok, dan para peneliti mengamati jalan
mana yang akan dilalui semut. Dalam pengujian ini beberapa semut telah
diberi makan sedangkan yang lain belum.
Semut-semut yang
sudah makan ternyata tidak menginginkan gula sehingga mereka berjalan
pulang dengan menempatkan dinding hitam di sisi kanan mereka. Sementara
semut-semut yang lapar berjalan menuju gula dengan menempatkan dinding
di sisi kiri mereka.
Bahkan ketika
dinding diputar, semut-semut tidak kebingungan mencari jalan. Hal ini
menunjukkan bahwa arah tidak mempengaruhi mereka dalam memilih jalan.
Berbeda dengan semut kayu, maka semut gurun menghitung langkahnya menggunakan pedometer internal.
Apa itu Pedometer Internal?, Pedometer Internal, semacam alat pencatat
langkah di dalam tubuhnya agar dapat kembali ke sarang dengan selamat.
Gambar dibawah merupakan Pedometer untuk mencatat langkah manusia.
![]() |
| Yang bikin alat diatas mungkin menjiplaknya dari semut, ckckck. |
Pada percobaan, para peneliti melakukan
sedikit pembedahan minor. Mereka menempelkan sesuatu di ujung kaki
beberapa semut untuk memperpanjang langkahnya, seperti orang memakai
egrang atau kayu penyangga. Para peneliti juga memperpendek langkah kaki
beberapa semut lainnya dengan cara memotong sebagian ujung kaki semut
tanpa membuatnya kewalahan berjalan.
Ternyata, semut
yang langkahnya diperpanjang, menuju tempat sasaran dengan jumlah
langkah yang tepat seperti sebelumnya, sehingga apa yang terjadi? Ya!
Kebablasan alias tempat tujuan terlewati. Sedangkan semut yang kakinya
dipendekkan tidak sampai ke sumber makanan yang sebelumnya ditemukannya.
Tapi
saat kembali ke sarangnya, semut dapat menemukan dengan tepat. Ini
menunjukkan bahwa semut melakukan penyesuaian yang dihitung oleh
pedometer internalnya.
Semut Membawa Makanan Yang Lebih Besar Dari Tubuhnya?
Melihat rombongan semut diatas meja membawa makanan, ada beberapa semut yang membawa makanan yang lebih besar dari tubuhnya, kok bisa ya??, kenapa semut kuat sekali? apa mereka rajin fitnes di gym?,
Simak penjelasanya...
Semua spesies semut, yang
jumlahnya mencapai kira-kira 8.800 spesies, mencari makanan dan
membawanya pulang dengan cara yang berbeda-beda. Dalam
spesies-spesies tertentu, semut berburu sendirian dan membawa pulang
makanannya masing-masing. Spesies lain berburu berkelompok dan
membawa serta menjaga makanannya bersama-sama.
Kalau
mendapatkan makanan yang ukurannya cocok bagi tubuhnya,
biasanya semut membawanya sendirian. Kalau ukuran makanan
terlalu besar atau kalau semut menemukan beberapa gundukan
kecil makanan di suatu daerah, mereka mengeluarkan hormon
beracun untuk mencegah semut lain agar tidak menghampiri daerahnya.
Kemudian, mereka memanggil para pekerja lain, besar maupun kecil,
untuk bersama-sama mengangkut makanan.
Dalam kehidupannya,
semut juga mengenal pembagian tugas yang sangat sempurna. Semut
besar memotong-motong makanan dan menjaganya dari hewan-hewan
asing, sementara semut kecil membawa pulang makanan. Semut
pekerja mengangkat makanan dengan rahangnya dan membawa makanan
di depan selagi kembali ke sarang. Kalau bekerja berkelompok, semut
dapat membawa potongan makanan yang lebih besar. Mereka
mengangkat makanan menggunakan satu atau dua kaki. Pada saat
yang sama mereka juga menggigit makanannya dengan rahang
terbuka. Semut pekerja menggunakan cara yang berbeda-beda
berdasarkan posisi dan arahnya. Semut yang di depan bergerak mundur
sambil menyeret makanan. Semut yang di belakang berjalan maju
sambil mendorong makanan. Semut yang di samping membantu
mengangkat. Dengan cara ini, semut dapat mengangkat makanan
beberapa kali lebih berat dari yang bisa dibawa seekor semut.
Berdasarkan pengamatan, ditemukan bahwa jika semut bekerja
sama, mereka dapat mengangkat beban seberat 5.000 kali berat yang dapat
diangkat seekor semut pekerja. Seratus ekor semut dapat membawa
seekor cacing besar di atas tanah dan bergerak dengan
kecepatan 0,4 cm per detik.
Alasan Mengapa Semut Jalan Berbaris?
Apakah kalian tahu sob, mengapa semut selalu berjalan rapi saat berkumpul,? Semut adalah hewan yang hidup berkelompok. Jika pergi ke suatu tempat untuk mencari makan semut akan melakukannya bersama-sama. Ketika berjalan pun mereka akan selalu bersama dan mengikuti kelompoknya. seperti ada sebuah jalur untuk melintas.
Nah, garis yang mereka bentuk saat berjalan adalah karena mereka akan mengendus aroma teman di depannya. Aroma yang ditinggalkan oleh semut itu dinamakan pheromone. Dengan cara itulah semut bisa mengikuti teman di depannya dan mengetahui jalan. Begitu juga selama pencarian makanan, semut akan meninggalkan jejak sekresi pheromone sebagai pertanda balik ke koloni yang ditinggalkan. Semut akan selalu mengikuti jejak pheromone itu. Semakin tebal jejak pheromones itu, maka akan semakin banyak semut yang percaya dan berjalan dilajur itu, dan itu berlaku sebaliknya jika jejak pheromones menipis maka akan sedikit semut yg akan mengikuti lajur
| Semut Meninngalkan Jejak |
Semut yang menemukan sumber makanan meninggalkan jejak senyawa kimia di tanah melalui sengat pada bokongnya. Jejak yang dibuatnya membantu teman-temannya menemukan sumber makanan.
Masih banyak sob keunikan dari semut..
Source : http://fauzieuy.blogspot.com/2010/09/memahami-keunikan-semut-si-hewan-kecil.html




0 komentar:
Posting Komentar